Boyolali – Andy Yoeniawan (36), Kepala Desa Teter, Simo, Boyolali, Jateng, akan diberhentikan sementara dari jabatannya. Langkah itu sesuai Perda terhadap seorang kepala desa yang menjadi tersangka perbuatan melawan hukum.

“Itu nanti kalau kita sudah dapat tembusan penetapan tersangka, akan kita berhentikan sementara dulu. Sesuai Perda kita bahwa kepala desa yang menjadi tersangka perbuatan melawan hukum, harus diberhentikan sementara,” jelas kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto, Selasa (27/8/2019).

Andy Yoeniawan ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Boyolali dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan Desa Teter yang mengakibatkan kerugian negara Rp 159 juta. Kejari Boyolali langsung menahan yang bersangkutan di Rutan Boyolali, sejak Senin (26/8).Namun Purwanto menegaskan pelayanan kepada masyarakat di Desa Teter tidak terganggu akibat penahanan kades itu. Tugas-tugas kepala desa diampu oleh sekretaris desa. “Nanti diusulkan Pj kalau sudah diberhentikan sementara. Ada Plh,” imbuh dia.

Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Boyolali, Setyawan Joko Nugroho, mengatakan ada dua pos anggaran yang diduga diselewengkan tersangka. Keduanya adalah lelang tanah kas desa yang dilakukan ecara personal dan uangnya tidak masuk pendapatan asli desa atau APBDes. Yang kedua adalah, uang pajak yang tidak disetorkan ke negara.
(mbr/mbr)